Suatu pagi, Ocam yang ngiler karena mencium aroma kopi yang dibuat Acom, pergi ke warung dan kembali dengan membawa sebungkus kopi. Ocam baru saja akan menyeduhnya ketika tiba-tiba Acom, teman sekamarnya di kosan, menahannya.
“Eh, eh. Tunggu!”
Ocam kaget. “Kenapa, Com?”
“Kopi apa tuh?” Acom menunjuk bungkus kopi yang dibuka Ocam.
“Ngg, ini...,”
“Pasti bukan ABC Mocca, kan? Wah, rugi banget lo!”
“Emang kenapa?”
“Gue mocca-sih tau aja nih, kopi yang paling enak, nikmat, dan mantep tuh, ya ini nih, ABC Mocca.”
Acom menunjukkan serenceng ABC Mocca miliknya pada Ocam. Ocam mengangguk senang.
“Kalo yang ini pasti nggak nyesel deh. Mocca-yak apa juga bikinnya, tetep, ABC Mocca yang paling mantep!” Acom menyeruput cangkirnya dengan nikmat, membuat Ocam mupeng.
“Masa, sih?”
“Cobain aja. Paduan rasa kopi, susu, dan coklatnya, hmm, nggak nahan.”
“Kalo gitu, mocca-gak lo bikinin gue?” Ocam girang.
“Beeeuuuh , modus. Nih, mocca-pal terbang muka lo?!”
“Mocca-li buat gue aja nih,” Ocam berusaha menyeruput cangkir milik Acom, namun langsung ditarik si pemilik.
“Yah,” Ocam kecewa. “Bagi dong Mocca nya…”
“Huu, mocca-lo! Beli sendiri!”
by Fajrin Fathia
http://www.facebook.com/notes/fajrin-fathia/mocca-indekos-moccafest-moccasitus/10150396259580854
Moccafest Moccasitus Jakarta
Kamis, 10 November 2011
mocca indekos
Published with Blogger-droid v2.0.1
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar